Tugas 3
ILMU SOSIAL DASAR
DITULIS OLEH :
ACHMAD MAULANA HASAN
DAMPAK POSITIF
DAN NEGATIF INTERNET BAGI PARA PEMUDA INDONESIA
KATA PENGHANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan Rahmat,
Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan
makalah ini dalam bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah
ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi
pembaca.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan
pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi
makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih baik. Makalah ini saya akui masih
banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena
itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan masukan-masukan yang
bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.
Depok, 25 November 2014
Achmad Maulana Hasan
Daftar Isi
COVER MAKALAH........................................................................ 1
KATA PENGHANTAR ................................................................... 2
DAFTAR ISI............................................................................... 2
BAB I PENDAHULUAN.................................................................. 3
1.1. Latar Belakang.................................................................... 3
1.2. Rumusan Masalah................................................................ 3
1.3. Tujuan............................................................................... 3
BAB II ISI MAKALAH................................................................... 4
2.1. Pengertian Internet.............................................................. 4
2.2. Dampak Positif Dari Internet.................................................. 4
2.3. Dampak Negatif Dari Internet................................................ 5
BAB III PENUTUP ...................................................................... 7
3.1. Kesimpulan......................................................................... 7
1.1. Latar Belakang.................................................................... 3
1.2. Rumusan Masalah................................................................ 3
1.3. Tujuan............................................................................... 3
BAB II ISI MAKALAH................................................................... 4
2.1. Pengertian Internet.............................................................. 4
2.2. Dampak Positif Dari Internet.................................................. 4
2.3. Dampak Negatif Dari Internet................................................ 5
BAB III PENUTUP ...................................................................... 7
3.1. Kesimpulan......................................................................... 7
3.2. Saran................................................................................. 7
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Para pemuda indonesia adalah masa depan bangsa dan negara.
Perubahan yang terjadi dalam lingkungan
sosial saat inimemerlukan contoh yang dapat membawa para generasi muda
ke arah yang lebih baik.
Teknologi diyakini sebagai alat pengubah. Sebagai seorang
pendidik, tentu sudah seharusnya kita memberikan yang terbaik bagi anak didik
kita. Jika mereka tidak mengenal teknologi, nanti mereka akan tertinggal oleh
pesatnya perkembangan teknologi tersebut. Namun, teknologi tentu memiliki
banyak dampak positif dan negatif dalam perkembangannya.
1.2
Perumusan Masalah
·
Apa Definisi dari Internet?
·
Bagaimana Pemanfaatan Internet?
·
Apa Dampak Positif Negatif Internet bagi Pemuda?
1.3
Tujuan
·
Cara membimbing pemuda agar tidak terjerumus ke dunia
internet yang negatif.
BAB II
ISI MAKALAH
2.1 Pengertian Internet
Internet
merupakan kepanjangan dari Interconnected Networking. Istilah
INTERNET berasal dari bahasa Latin inter, yang berarti “antara”.
Internet adalah sebuah dunia maya jaringan komputer (interkoneksi) yang
terbentuk dari miliaran komputer di dunia. Internet merupakan hubungan antar
berbagai jenis komputer dan jaringan di dunia yang berbeda sistem operasi
maupun aplikasinya di mana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan media
komunikasi (telepon dan satelit) yang menggunakan protokol standar dalam
berkomunikasi. Internet memungkinkan kita untuk menghilangkan hambatan jarak
dan waktu dalam mendapatkan informasi. Internet merupakan sebuah jaringan
komunikasi dan informasi global.
Sejalan dengan
perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet juga semakin maju.
‘Internet’ adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer
atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat
berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri.
Pada tahun
1999, jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan internet di seluruh dunia
mencapai lebih dari 40 juta dan jumlah ini terus bertambah setiap hari.
Saat ini jumlah situs web mencapai jutaan, bahkan mungkin trilyunan, isinya
memuat bermacam-macam topik. Tentu saja, situs-situs itu menjadi sumber
informasi baik yang positif ataupun negatif. Informasi dikatakan positif
apabila bermanfaat untuk penelitiaan.
Quarterman dan
Mitchell membagi kegunaan internet dalam empat kategori, yaitu:
1. Internet
sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet
yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat
berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
2. Media pertukaran data, dengan
menggunakan email, newsgroup, ftpdan www (world wide
web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh
dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
3. Media untuk mencari informasi atau data,
perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber
informasi yang penting dan akurat.
4. Fungsi komunitas, internet
membentuk masyarakat baru yang beranggotakan para pengguna internet dari
seluruh dunia. Dalam komunitas ini pengguna internet dapat berkomunikasi,
mencari informasi, berbelanja, melakukan transaksi bisnis, dan
sebagainya. Karena sifat internet yang mirip dengan dunia kita
sehari-hari, maka internet sering disebut sebagai cyberspace atau virtual
world (dunia maya).
Oleh karena itu, pastilah kita ingin mengetahui
fungsi internet serta fasilitas apa, di mana, bagaimana, mengapa, kepada dan
dari siapa mahasiswa tersebut menggunakan internet untuk berkomunikasi.
Pada umumnya, para pengguna internet menggunakan
internet yang tersedia di warung-warung internet atau yang lebih dikenal dengan
istilah ‘warnet’. Hal ini karena biayanya lebih murah dibandingkan dengan
menggunakan internet pribadi.
Perlu diketahui bahwa mahasiswa belum bekerja, dan
masih bergantung dari dana yang diberikan oleh orang tua mereka. Keadaan
ini merupakan salah satu penyebab dimana mereka akan menggunakan komputer yang
terhubung dengan internet. Pada umumnya, biaya menggunakan internet adalah
sebesar tiga ribulima ratus rupiah per jam. Tentu saja, biaya ini
relatif mahal karena mahasiswa yang masih banyak tergantung dari dana yang
diberikan orang tua perhari atau per mingu atau per bulan. Maka,
komunikasi para mahasiswa lewat internet menjadi terbatas oleh biaya.
2.2 Chatting
Internet Relay
Chat atau IRC atau sering disebut dengan chat atau chattingadalah
forum diskusi online para pengguna internet dengan menggunakan tulisan sebagai
alat untuk berdiskusi. IRC ini menyediakan suatu cara untuk berkomunikasi
secara langsung dengan orang-orang di seluruh dunia, dan tentu saja, antara
mahasiswa. IRC terdiri dari bermacam-macam jaringan server IRC
(mesin-mesin untuk menghubungkan pemakai dengan
IRC). Para pengguna memiliki suatu program (yang disebut ‘client’)
untuk menghubungkan mereka dengan suatu server dari salah satu jaringan IRC
tersebut. Server-server ini yang akan mengirimkan informasi dari
satu server dan ke server yang lain dalam
jaringan yang sama. Saat ini terdapat ribuan grup chatting dalam
berbagai bahasa dan topik.
Dari pengamatan hampir seluruhnya mahasiswa yang sering menggunakan
internet juga pernah chatting. Program yang sering digunakan
untuk chatting ini adalah mIRC atau Yahoo Messenger. Didalam
chatting ini tidak jarang dari mereka melanjutkan hubungannya dari sekedar
ngobrol di internet menjadi sebuah pertemuan langsung atau disebutkopdar (Kopi
Darat). Bahkan ada juga yang akhirnya menjalin hubungan kekasih setelah mereka
sering mengobrol di internet dan kemudian saling bertemu.
Tiga atau Lima tahun yang lalu, penggunaan telepon genggam sudah
semakin popular di Indonesia, terutama di antara generasi mudah pada umumnya,
dan mahasiswa TSM pada khususnya. Dengan menggunakan fasilitas Short
Message Service (SMS), bahasa yang digunakan berkembang sebagaimana
layaknya ‘bahasa internet’. Kata-kata yang digunakan dalam ber-SMS sering
kali disingkat, dan ejaannya tidak baik dan benar pada saat mengirim pesan
kepada teman. Memang, mahasiswa yang sering chatting melalui
internet juga mempunyai telepon genggam dan menggunakan ‘bahasa internet’ untuk
SMSnya. Jadi, ‘bahasa internet’ juga biasa digunakan untuk ber-SMS.
Menurut pendapat saya, penggunaan ‘bahasa internet’ atau ‘bahasa chatting’ itu
semakin meluas di masyarakat. Mungkin di masa depan, kita akan
mengembangkan bahasa yang baru dengan tata bahasa dan istilah-istilah baru.
2.2 Dampak
Positif Dari Internet
Pesatnya teknologi zaman sekarang
seperti alat komunikasi dan informasi serta internet dalam beberapa tahun
terakhir ini telah menciptakan transformasi yang besar dalam interaksi sesama
manusia. Dunia internet semakin berguna bagi siapa saja. Selain sebagai tempat
mencari informasi, internet juga berfungsi sebagai alat komunikasi seperti
facebook, twiter, dll. Disamping itu ada manfaat lain yang didapat dari
internet, diantaranya :
1) Surat
menyurat (e-mail), fasilitas ini sudah sering kali kita dengar karena dengan
fasilitas ini tidak hanya untuk saling mengirim pesan yang pnjang tapi juga
dapat digunakan untuk mengirim tugas dalam proses belajar,
2) Berbincang
(chatting), fasilitas ini memungkinkan seseorang untuk saling berkomunikasi
satu sama lainnya, dan bisa menambah teman dari berbagai belahan dunia,
3) Mengambil/mengirim
informasi (download/upload), berbagai informasi mengenai apapun dapt diperoleh
melalui internet, selain itu kita pun dapat turut andil dengan mengirimkan
(upload) informasi-informasi penting yang kita ketahui,
4) Menggunakan
teknologi “teleconference” (konferensi interaktif secara on line dari jarak
jauh), karena dapat menghemat waktu, tenaga pengajar, kapasitas ruang belajar
serta tidak mengenal letak geografis,
5) Mendapatkan
hiburan, tidak hanya bagi orang dewasa, namun siswa sekolah dasarpun telah
mengenal dan memanfaatkannya meski seringkali hanya untuk mendapatkan
kesenangan,
6) Internet
juga dapat dimanfaatkan untuk memupuk semangat belajar secara mandiri pada
anak, misalnya dengan memanfaatkan software yang menarik untuk menggugah minat
anak belajar. Isi atau materi pelajaran yang menarik diharapkan dapat
menciptakan suasana belajar yang penuh dengan kegembiraan. Sekaligus
menghindarkan anak dari rasa tertekan saat belajar karena menganggap pelajaran
sulit dan menakutkan, dan sebagainya.
2.3 Dampak Negatif Dari
Internet
·
Pornografi,
anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi memang
tidak salah. Dengan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi
pun merajarela. Untuk mengatasi hal ini, para produsen “browser” melengkapi
program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home page yang dapat
diakses.
·
Violence and
Gore ataukekejaman dan kesadisan
juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak
terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat
menjual situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat
tabu.
·
Penipuan, hal ini
memang merajarela di bidang apapun, internet pun tak luput dari serangan
penipu. Cara terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini.
·
Carding merupakan aktivitas pembelian barang di Internet
menggunakan kartu kredit bajakan. Cara belanja menggunakan kartu kredit adalah
cara yang paling banyak digunakan dalam dunia Internet karena bersifat real-time (langsung).
Para pelakunya paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini.
·
Perjudian, dengan
jaringan yang tersedia para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk
memenuhi kebutuhannya.
Selain
itu pun, ada beberapa dampak negatif lainnya yang dilihat secara konseptual
yakni:
1. Information
Anxiety
Terlalu
banyak informasi sehingga tidak bisa memilih mana informasi yang benar / salah,
penting / tidak, karena semakin banyaknya informasi yang ada sekarang, tidak
semua informasi yang diberikan benar adanya. khususnya yang menggunakan media
internet.
2. Dehumanization
Hilangnya
/ turunnya penghargaan atas nilai individu, yang digantikan dengan angka
identitas.
3. Health
Issues
Stress
yang ditimbulkan oleh penggunaan peralatan dan aplikasi berbasis TIK,
ketergantungan akan teknologi informasi dan komunikasi, pengaruh radiasi
gelombang elektromagnetis, pengaruh radiasi layar monitor, masalah persendian
akibat kelelahan akibat kesalahan penggunaan keyboard dan mouse, masalah
ergonomis, dsb.
4. Lost
Of Privacy
Identitas
digital membuat keberadaan kita selalu terdeteksi. Selain itu pemantauan kamera
CCTV (Closed-circuit Television) secara terus menerus yang berada / terpasang
di beberapa tempat tertentu akan mengganggu privasi dalam kesaharian kita.
5. Cookies
Makin
banyak informasi yang ditampilkan diinternet yang tanpa kita sadari membuka
peluang penyalahgunaan oleh pihak – pihak tidak berwenang , contoh : account
yang kita miliki di situs jejaring social seperti facebook, friendster,
twitter, dll .
6. Digital
Gap
Makin
nyata adanya kesenjangan antara kelompok yang menguasai TIK dengan kelompok
yang tidak menguasai TIK, baik dalam keseharian maupun di dalam pekerjaan.
7. Possible
Massive Unemployment
Implementasi
TIK secara besar – besaran, waktu – waktu dapat membawa dampak peningkatan
jumlah pengurangan tenaga kerja, baik melalui PHK ataupun menyempitnya
peluang tenaga kerja bagi karyawan yang tidak menguasai TIK.
8. Impact
Of Globalization On Culture
Makin
menghilangnya / menipisnya nilai – nilai budaya lokal akibat pengaruh
globalisasi. Karena semakin cepat dan mudahnya penyebaran informasi dari dunia
luar melalui internet.
BAB III
Penutup
3.1 Kesimpulan
Semkin
berkembangnya teknologi, internet memang sangat berguna bagi siapa saja yang
menggunakanya. Internet juga dapat dengan mudan mencari informasi terupdate dan
mampu sebagai alat komunikasi ke sesama manusia. Baik itu teman dekat ataupun
teman jauh.
Melihat dampak negatif dan positif dari teknologi
Audio Visual khususnya Internet di atas, dapat disimpulkan bahwa bila
dibandingkan dengan dampak negatif maka dampak positifnya adalah jauh lebih
banyak, jadi tidak mungkin kalau sampai dilarang di Inonesia.
Berdasarkan keterangan dari Alex Leo Z. jelas bahwa Internet tidak akan
dilarang hadir di Indonesia. Memang dampak yang negatif untuk anak dan remaja
sudah terlihat di Amerika Serikat sedangkan negara-negara lain belum. Walaupun
demikian karena mencegah selalu lebih baik, maka ada baiknya masyarakat sudah
disiapkan sejak dini.
3.2 Saran – saran
Untuk mengatasi atau lebih tepat mencegah dampak negatif terutama untuk anak-anak dan remaja buletin
LEPISI Vo. 8 No. 10 Juli 1995 menyarankan sebagai berikut. Mencegah memang
selalu lebih baik, cepat atau lambat komunikasi Audio visual khususnya Internet
akan berada di depan mata kita. Lebih baik kita tahu lebih dahulu dari pada
menyesal di kemudian hari.
·
Online block: banyak dari
pelayanan komersil, seperti American Online dan Prodigy mempunyai mekanisme untuk mengakses daerah
terlarang dan tidak tepat untuk anak-anak. Jika anda bergabung pada pelayanan
online, akrabkan dengannya dan gunakan dengan persetujuan. Khusus di Indonesia,
Radnet - salah satu provider yang ada di Indonesia memang telah memblokir
majalah-majalah porno yang terdapat di Internet seperti Playboy dan Penthouse.
·
Cheklist: yakinkan bahwa
anak-anak dan remaja tahu mana yang boleh dan tidak boleh. Jangan pernah
berikan informasi pribadi kepada orang asing. Jangan melakukan pertemuan face
to face dengan user yang lain tanpa persetujuan keluarga. Selalu ingat bahwa
anonimitas (ketakbernamaan) dari Net dapat membuat orang menyembunyikan umur
dan identitasnya.
·
Menunggu: tetaplah nongkrong
ketika anak-anak sedang melakukan sesuatu. Tanyakan favorit apa yang mereka
lihat, biarkan mereka mengajarkan pada Anda beberapa ’stroke’net. Jika Anda
concern pada kegiatan anak pada online, cobalah berbicara pada mereka tentang
hal tersebut. Buatlah komputer menjadi kegiatan keluarga sehingga dapat
dinikmati dan didiskusikan bersama oleh seluruh keluarga.
·
Lihatlah jam: Perhatikan berapa
yang harus dibayar ketika anak menghabiskan waktunya di online. Banyak tagihan
untuk BBS atau Online service. khususnya pada larut malam, mungkin merupakan
indikasi dari suatu masalah.
·
Special Software: Pertimbangkan pembelian software
pembersih seperti Surfwatch, yang mana akan melindungi computer yang meload
dari salah satu tempat access pada Internet yang diketahui berisi hal-hal
sexual. Suatu usaha untuk mencari halaman Penthouse Web, sebagai
contoh,menghasilkan tulisan di layar “Block by Surfwatch”.
·
Anda tidak sendiri: Persatuan orang tua dan guru di
sekolah atau kelompok lainnya yang concern terhadap masalah itu bersama- sama
akan membawa kita ke tempat dimana kita dapat bertukar pengalaman dan
mendapatkan support dari orang yang menghadapi masalah yang sama. Juga katakan
pada tetangga, karena upaya Anda akan sia-sia jika anak di seberang rumah tanpa
batas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar